Pentingnya LOCKOUT & TAGOUT dalam Keselamatan Kerja

Pentingnya LOCKOUT & TAGOUT dalam Keselamatan Kerja

Pendahuluan 

Apa Lockout & Tagout (LOTO)?

Lockout & Tagout (LOTO) adalah sistem yang digunakan untuk mengisolasi energi berbahaya dan mengendalikan mesin atau peralatan. Isolasi energi ini akan melindungi pekerja dari kemungkinan terjadinya pelepasan energi berbahaya dari mesin, instalasi listrik, atau peralatan lain yang sedang diperbaiki dan dalam perawatan.

Lockout adalah kegiatan mengisolasi atau mengunci sumber energi berbahaya menggunakan peralatan khusus untuk penguncian. Peran penguncian sangatlah penting untuk memastikan keselamatan pekerja sebelum melakukan perbaikan atau perawatan.

Sedangkan Tagout adalah pelabelan yang digunakan sebagai peringatan bahaya dan menunjukkan bahwa tidak ada yang boleh mengoperasikan sakelar atau peralatan di mana penanda itu terpasang.

Setiap mesin atau peralatan produksi memerlukan perbaikan dan perawatan rutin. Namun, tidak dapat dihindari jika pada saat proses pemasangan, perbaikan, dan perawatan tersebut dapat membahayakan pekerja. Kecelakaan dan cedera serius bisa saja terjadi karena mesin atau peralatan tersebut secara tidak sengaja melepaskan energi berbahaya, tentu hal ini akan memberikan dampak buruk.

Mengapa LOTO Dinilai Begitu Penting?

Mengapa Implementasi Lockout & Tagout Dinilai Sangat Vital?

Alasan Pentingnya Implementasi Lockout & Tagout (LOTO):

  1. Mencegah pelepasan energi yang tersimpan secara tiba-tiba.
  2. Menghindari pengoperasian mesin yang tidak terduga.
  3. Mencegah terjadinya cedera pada pekerja atau kerusakan pada peralatan itu sendiri.

Kapan Lockout & Tagout Harus Diterapkan?

Disarankan untuk Menggunakan Sistem Lockout & Tagout (LOTO) Ketika:

  1. Sedang melakukan pemeliharaan pada mesin atau di sekitar mesin, di mana situasi berbahaya dapat timbul karena kemungkinan mesin hidup secara tak terduga atau pelepasan energi yang tersimpan.
  2. Melakukan perbaruan pada mesin atau peralatan baru.
  3. Perlu memindahkan pengaman atau alat keselamatan lainnya.
  4. Pekerja menempatkan sebagian atau seluruh tubuhnya dalam mesin atau peralatan yang membawa risiko terjepit oleh mesin yang bergerak.
  5. Unit atau alat dikerjakan secara bersamaan oleh beberapa mekanik atau kelompok, dengan setiap individu menangani objek kerja yang berbeda.
  6. Unit yang sedang dioperasikan memiliki dimensi besar atau instalasi yang luas, sehingga teknisi tidak dapat melihat seluruh area.
  7. Pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam satu waktu dan harus ditunda serta dilanjutkan pada waktu lain.

LOTO (Lock Out Tag Out) Tidak berlaku pada

  1. Unit yang tidak menyimpan energi.
  2. Alat yang beroperasi dengan satu sumber energi dan dapat dinonaktifkan dengan satu isolasi saja.
  3. Pelayanan rutin yang tidak menimbulkan risiko bahaya bagi orang lain

Prosedur LOCKOUT & TAGOUT dalam Keselamatan Kerja

Perusahaan Anda harus memiliki program penguncian dan penandaan yang terdokumentasi yang mencerminkan kebijakan perusahaan dan peralatan khusus di lokasi kerja. Namun, prosedur penguncian dan penandaan umum dapat dilakukan seperti berikut:

  1. Orang yang berwenang akan mengidentifikasi semua sumber energi dan metode pengendalian.
  2. Orang yang berwenang akan memberitahu seluruh personel yang terpengaruh tentang prosedur penguncian dan penandaan yang akan dilakukan, termasuk:
    • Peralatan yang akan dikunci dan ditandai.
    • Alasan penguncian dan penandaan.
    • Perkiraan waktu tidak dapat digunakannya peralatan.
    • Kontak informasi untuk personel terpengaruh.
  3. Personel terpengaruh akan meninggalkan area, dan orang yang berwenang akan:
    • Mematikan mesin.
    • Mengisolasi sistem dari energi berbahaya.
    • Menghilangkan semua energi yang tersimpan.
  4. Setiap individu yang bekerja pada mesin akan menerapkan kunci dan labelnya sendiri.
  5. Personel akan melakukan perawatan yang diperlukan pada mesin.
  6. Setelah pemeliharaan selesai, personel perbaikan akan memastikan semua peralatan dan material kerja telah dipindahkan, dan semua personel berada di lokasi yang aman, menjauh dari area berbahaya.
  7. Semua personel perbaikan akan melepas kunci dan labelnya, dan tetap bersama untuk memastikan tidak ada orang yang masih bekerja pada mesin.
  8. Setelah semua orang telah menjauh dari mesin dan semua kunci serta label dilepas, orang yang berwenang dapat menghidupkan kembali mesin, kemudian memberi tahu personel terpengaruh bahwa pemeliharaan telah selesai dan mereka dapat kembali ke area kerja

Kesimpulan

Persyaratan penguncian dan penandaan tidak boleh diabaikan atau dianggap enteng. Seorang pekerja yang bekerja pada suatu mesin tanpa mematikan daya, mengunci, dan menandainya terlebih dahulu dapat mengalami cedera serius atau bahkan menghadapi risiko kematian jika seseorang menghidupkan ulang mesin tersebut saat pekerja tersebut masih menjalankan tugasnya.

Penting sekali bagi karyawan Anda untuk mendapatkan pelatihan mengenai prosedur penguncian dan penandaan di area kerja mereka, karena nyawa atau keselamatan anggota tubuh mereka dapat sangat tergantung pada kepatuhan terhadap prosedur tersebut.

Hubungi Kami

Marketing Office:
Phone/Fax : 021-77835761
Online Marketing:
0821-2443-2399 (Achmad)
Email:
cs@theprime-consulting.com
Website:
www.theprime-consulting.co.id

Sosial Media

Instagram: @pancaprimasolusindo

Facebook: Theprime-consulting

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.