Pengukuran Kinerja (performance measurement)

Pengukuran Kinerja (performance measurement)

Pendahuluan

Performance measurement dalam kamus ialah pengukuran kinerja merupakan prosedur yang digunakan untuk menilai efesien dan efektivitas rencana, strategi dan insiatif. Definisi ini cenderung pendekatan sistematis untuk mengumpulkan, menganlisis, dan mengevaluasi seberapa “sesuai arah” sebuah rencana/strategi untuk mencapai hasil, tujuan, dan sasaran yang diinginkan.

Manfaat Pengukuran Kinerja (performance measurement)

  • Melaksanakan “buy-in” melalui pelatih kepentingan yang menetapkan target dan tujuan bersama.
  • Mengembangkan “pengalaman terbaik” dan “pelajaran yang mencapai” yang dapat diterapkan pada inisiatif di masa mendatang.
  • Meningkatkan tanggung jawab dengan menunjukkan efektivitas dan nilai rencana dan kegiatan dalam mencapai tujuan/hasil yang diinginkan.
  • Menginformasikan pengambilan keputusan termasuk penganggaran dan bagian sumber daya di lingkungan di mana mungkin ada persaingan atas sumber daya yang terbatas.
  • Membantu mempresentasikan dan mendokumentasikan perubahan dari waktu ke waktu.
  • Membantu mengomunikasikan cerita organisasi.
  • Mengembangkan hubungan melalui proses pelatih kepentingan dan membangun pemahaman bersama tentang proses.

Manfaat mengukur kinerja sangat banyak dan berahli dari mengukur efektivitas satu rencana hingga berkontribusi pada kebiasaan perbaikan berkelanjutan di seluruh organisasi.

Strategi Pengukuran Kinerja (performance measurement)

Pengarahan ini menggunakan strategi 4 tahap yang sistematis untuk mengembangkan kerangka kerja pengukuran kinerja:

  1. Menyiapkan ukuran kinerja: Tahap ini Kegiatan akan di lakukan untuk meletakan kerangka pengukuran kinerja (performance measurement). Yang berarti (menilai, kerja tim, menentukan)
  2. Hasil Indetifikasi: Pada tahap ini, masalah yang perlu ditangani akan diidentifikasi beserta hasil yang diinginkan. Tahap ini akan menjelaskan lebih lanjut konsep hasil, model logika, atribusi
  3. Membuat ukuran kinerja: Tahap ini membahas jenis ukuran kinerja yang dapat digunakan, dan pentingnya memiliki ukuran di seluruh model logika. Tahap ini juga mencakup empat langkah proses yang digunakan untuk membuat ukuran kinerja (brainstorm, penilaian, shortlist dan dokumen).
  4. Mengumpulkan, menganalisis, mengkomunikasikan hasil: Tahap ini membahas bagaimana kerangka pengukuran kinerja yang dikembangkan dengan baik akan membantu menceritakan kisah yang meyakinkan tentang hasil strategi, mengumpulkan data, menganalisis data, mengkomunikasikan hasil, apa yang harus dicari dalam hasil.

Rangka Pengukuran Kinerja (performance measurement)

Kerangka pengukuran kinerja (performance measurement) mengidentifikasi penunjuk yang diperlukan untuk memantau dan mengukur kinerja suatu rancangan. Tujuannya adalah untuk:

  • mengidentifikasi tindakan
  • metodologi untuk koneksi dan analisis
  • peran dan tanggung jawab
  • pelaporan dengan menggunakan model logika

Kerangka pengukuran kinerja (performance measurement) mendukung manajer rancangan dalam terus memantau dan menilai hasil rancangan serta efisiensi pengelolaannya yang membuat keputusan berdasarkan informasi dan mengambil tindakan yang tepat dan tepat waktu sehubungan dengan rancangan menyediakan pelaporan departemen yang efektif dan relevan tentang program dan memastikan bahwa informasi yang dikumpulkan akan mendukung evaluasi secara efektif.

www.theprime-consulting.co.id

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.